Selasa, 08 Juni 2010

Beberapa Detik Setelah Terjadinya Gol

Beberapa Detik Setelah Terjadinya Gol

Pada sebuah pertandingan sepak bola, terjadinya gol adalah salah satu hal terpenting. Namun, kejadian terjadinya gol sebenarnya lebih menarik untuk disaksikan saja. Untuk fotografi sepak bola, peristiwa yang lebih fotografis justru terjadi beberapa detik setelah gol tercipta, yaitu adegan-adegan perayaan.

Banyak penggemar bola masih ingat betul gaya Bebeto (Brasil) setelah mencetak gol di Piala Dunia 1994 (Amerika Serikat). Waktu itu Bebeto baru saja mempunyai anak yang baru lahir. Maka, seusai mencetak gol, ia lari ke tepi lapangan lalu membuat gerakan seakan menimang bayi.

Entah gaya itu sangat menarik atau banyak orang latah, gaya menimang bayi itu masih bisa kita saksikan saat ini di berbagai pertandingan sepak bola, bahkan di Indonesia. Enam belas tahun sudah berlalu, gaya menimang bayi masih menjadi salah satu gaya perayaan kemenangan dalam sebuah pertandingan sepak bola.

Sepak bola wanita

Dalam sepak bola wanita pun, sebuah foto adegan Brandi Chastain (AS) yang mencopot kausnya (untunglah dia memakai pakaian dalam) setelah mencetak gol pada Piala Dunia Sepak Bola Wanita 1999 sudah menjadi salah satu foto klasik dalam dunia fotografi sepak bola.

Banyak sekali gaya pemain setelah mencetak sebuah gol. Mulai dari sekadar membuka kaus dan berlari ke tepi lapangan, lari menjumpai penggemarnya, sampai dengan adegan pemain lawan yang menyesali kesalahannya, sungguh merupakan adegan fotografi yang luar biasa.

Dalam memotret adegan perayaan gol, seorang fotografer harus segera bersiap manakala sebuah gol tercipta. Segera cari pemain yang membuat gol, dan ikuti dia dengan lensa. Pastikan bahwa selama mengikuti gerakannya, titik fokus selalu terjaga. Manakala Anda tidak terlalu yakin pada kecepatan otofokus lensa (misalnya baju pemain putih total sehingga otofokus terganggu), pakailah fokus manual.

Selama mengikuti gerakan pemain yang merayakan gol, siapkan untuk menekan tombol rana setiap saat. Adegan-adegan tak terduga bisa muncul.

Banyak ”titik puncak” untuk diabadikan, misalnya, ekspresi yang meledak-ledak, sambutan rekan yang antusias, sampai dengan pelukan penggemar yang menunggu di tepi lapangan (pada pertandingan kecil, penonton bisa duduk di tepi lapangan).

Bagaimanapun, pemain yang membuat gol memang bintang dalam sebuah pertandingan. Arbain Rambey


Tidak ada komentar:

Posting Komentar